Pengurus Dasawisma seKalurahan Banyuraden sejumlah kurang lebih 130 perserta mendapat pelatihan & sosialisasi Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga, pd Selasa (24\/12) bertempat di Desa Wisata Lingkungan Dsn Sukunan, Banyuraden. Kegiatan yg diselenggarakan oleh Pemerintah Kalurahan Banyuraden ini bertujuan utk menggalakan kegiatan pilah dan pilih sampah mulai dari lingkungan rumah tangga. Hadir langsung memberikan arahannya Dra. Epiphana Kristiyani, MM kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Sleman serta Panewu Gamping. Dalam arahannya Epi menyampaikan bhw kemampuan TPST Kab Sleman untuk menampung Sampah diSleman saat ini tidak dapat memenuhi, \u201cTPST di Tamanmarti Kalasan dan Sendangsari Minggir saat ini hanya mampu menampung & mengolah sekitar 160 Ton sampah perhari, padahal dlm sehari sampah yg dihasilkan di Sleman mencapai lebih dari 600 Ton. Utk itu tanpa adanya bantuan dari masyarakat melalui Gerakan Bebarengan Reresik dan Olah Sampah Organik (Gerbang Sik Asik) skala rumah tangga, situasi Darurat Sampah di Jogja tidak akan berlangsung sebentar.\u201d Dalam kesempatan tsb DLH jg memberikan bantuan alat pengolahan sampah berupa seperangkat Komposter, tempat sampah & bibit Tanaman kepada peserta. Ditambahkan Panewu Gamping yg mengapresiasi Pem Kalurahan Banyuraden atas diselenggarakannya kegiatan ini, dan meminta agar di 2025 kegiatan penanganan situasi darurat sampah wajib dianggarkan olh semua Kalurahan diGamping, termasuk Banyuraden.Turut hadir dalam acara tersebut Lurah, Carik, Ulu-ulu, Dukuh Sukunan, Ketua LPM, Ketua TP-PKK yg mendampingi pelaksanaan pelatihan hingga selesai. Pengurus Dasawisma mendapatkan materi & praktek dari Pengurus Desa Wisata Sukunan ttg: budaya hidup bersih & sehat bebas sampah, pengelolahan sampah organik dan anorganik skala rumah tangga, pengelolaan bank sampah, & cara daur ulang sampah. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tsb. Diakhir diberikan souvenir dari Pem Kalurahan berupa tas belanja dr kain sbg edukasi ttg pengurangan plastik