Banyuraden \u2013 Untuk meningkatkan kualitas kader Posyandu, Pemerintah Kalurahan Banyuraden menyelenggarakan Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bantul dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Sabtu (20\/7) pagi di Gedung Serbaguna Kalurahan. Hadir sebagai narasumber sekaligus trainer adalah Ifiane Nurul, Nisa Hairurahmah, dan Febrianto Sapto Adi. Turut hadir juga Lurah, Carik, Kamituwa, Ketua TP-PKK, Pengurus Posyandu, Kader Posyandu, Relawan ambulan, serta Kader Layanan Lansia Terintegrasi (LLT).

Lurah Banyuraden, Sudarisman, S.T dalam sambutannya, \u201dKegiatan ini dapat memberikan edukasi bagi kader tentang penanganan serta langkah antisipasi dan kesiapsiagaan apabila menghadapi situasi serta kondisi baik itu bencana maupun kecelakaan. Semoga kegiatan ini bermanfaat, khususnya bagi kader Posyandu.\u201d

Pertolongan Pertama pada Kegawatdaruratan (PPGD) merupakan pertolongan pertama yang mencakup usaha-usaha pertama yang dapat dilakukan pada kondisi gawat darurat dalam rangka menyelamatkan korban dari kematian, sebelum mendapat pertolongan yang lebih lanjut oleh dokter atau petugas kesehatan lainnya. Kegiatan pelatihan ini membahas sekaligus praktek bagaimana penanganan kondisi gawat darurat sebelum ke rumah sakit. Narasumber memberi contoh simulasi penanganan bagi orang pingsan dan tersedak.

Harapannya dengan mendapatkan pelatihan ini, para kader Posyandu dapat memberikan pertolongan gawat darurat dasar, membantu tim medis dan paramedik dalam melakukan evakuasi dan transportasi saat bencana terjadi, serta pemahaman tentang pentingnya pertolongan gawat darurat.