Banyuraden \u2013 Guna menampung aspirasi masyarakat, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Banyuraden menggelar Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Jaring Asmara) dari tanggal 8-18 Mei 2024. Jaring Asmara dilakukan pada sore maupun malam hari dengan keliling di setiap Padukuhan. Mulai dari padukuhan I hingga VIII ditambah pertemuan bersama Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK). Jaring Asmara membahas mengenai penjaringan aspirasi pembangunan untuk Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan Tahun 2025 dan masukan untuk penyusunan rancangan Peraturan Kalurahan tentang Kos, Rumah Kontrak, dan Home Stay.

Jaring asmara adalah salah satu upaya BPKal dalam menyediakan fasilitas kepada masyarakat yang hendak menyalurkan aspirasinya. Dengan adanya jaring asmara, BPKal harap masyarakat bisa lebih mudah dalam menyampaikan aspirasi. Masyarakat bisa menyampikan aspirasi dalam bentuk pernyataan sikap, pendapat, harapan, kritikan, masukan, maupun saran terkait tugas, fungsi, serta kewenangan. Nantinya, aspirasi yang masuk akan ditampung, dianalisa dan ditindak lanjuti. Setelah itu, aspirasi akan dibuatkan dokumentasi dan pihak pengadu akan diberikan jawaban dan informasi terkait aspirasi yang disampaikan. Selain itu, proses menggali dan menampung aspirasi tahun 2024 dilakukan melalui Google Form, sehingga siapapun yang tidak hadir di pertemuan atau sarasehan bisa ikut menyuarakan aspirasinya.

Tanya jawab dan saling tanggap antara masyarakat dengan BPKal berlangsung selama acara. Masing-masing anggota BPKal tampak memberi tanggapan sesuai dengan kapasitas atau bidang masing-masing. Ketua BPKal, Samiyanto menyebut, semua usulan akan kami tampung dan catat untuk kemudian dibahas di tingkat selanjutnya. \u201cSeluruh keluhan dan harapan masyarakat telah kita catat untuk kita bahas di tingkat lanjut dan tentunya kita tetap akan mengedepankan skala prioritas,\u201d tuturnya