Tradisi Nyadran Warga Banyumeneng, Nyekar di Makam Demak Ijo
Agenda Rutin 2 tahunan di tahun Ganjil ini bertujuan sebagai sarana mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia, mengingatkan diri bahwa semua manusia pada akhirnya akan mengalami kematian, juga dijadikan sebagai sarana guna melestrikan budaya gotong royong dalam masyarakat sekaligus upaya untuk dapat menjaga keharmonisan bertetangga.
Kegiatan tersebut dilakukan doa bersama dipimpin oleh Rois Banyumeneng yang diwakili oleh Bapak Darino dan Sugeng Riyadi serta dilakukan Tabur Bunga (Nyekar) di Makam Siti Arum Banyumeneng, makam Perum Gadingsari dan Makam Demak Ijo.